Suatu Cara Menyajikan Dunia dan Cara Memikirkannya

 


Identitas Buku

Judul Buku      : FACTFULNESS

Tebal               : x + 359 halaman

Pengarang       : Hans Rosling (bersama Ola Rosling dan Anna Rosling Ronnlund)

Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit   : 2019

 

Buku ini merupakan hasil diskusi, perdebatan, dan kerja sama terus menerus antara tiga orang dengan bakat, pengetahuan dan wawasan yang saling berbeda. Cara kerja yang tidak konvensional, sering menjengkelkan, tetapi sangat produktif ini telah mengantarkan ke suatu cara untuk menyajikan dunia dan bagaimana kita memikirkannya, sesuatu yang tidak pernah dapat diciptakan sendiri.

Buku Factfulness mengangkat sebuah penjelasan tentang alasan mengapa hal-hal di dunia ini terjadi dan menyingkap seluruh naluri yang mendistorsi perspektif seseorang. Memaparkan penjelasan dunia dan ketidaksempurnaanya yang disajikan dengan fakta-fakta sehingga mampu membuat kita sadar tentang fenomena di dunia.

Dalam buku ini terdapat sebelas bab yang mana masing-masing bab menyajikan teori dan fakta yang berbeda-beda mulai dari bab satu tentang Naluri terhadap Kesenjangan, bab dua tentang Naluri terhadap Negativitas, bab tiga Naluri terhadapt Garis Lurus, bab empat  Naluri terhadap Rasa Takut hingga bab sebelas mengangkat tema Factfulness dalam Praktik Aturan Pokok Factfulness.

Di setiap bab terdapat sub bab kurang lebih 11 subbab yang mana kajiannya membahas garis besar dari satu bab tersebut. Di akhir setiap bab terdapat tips untuk pembaca tentang apa yang kiranya dapat dilakukan terhadap naluri seseorang.

Pada bab awal sebagian besar berbicara tentang sepuluh naluri dramatis yang biasanya manusia rasakan. Sebuah godaan-godaan yang tak tertahankan yang membuat manusia membagi pikiran menjadi beberapa kelompok. Berbicara tentang naluri terhadap kecenderungan seseorang yang memiliki ketertaikan kepada hal yang buruk-buruk daripada yang baik-baik.

Buku ini juga menyajikan data-data berupa grafik dari beberapa fenomena yang sempat terjadi di dunia. Yang mana selanjutnya, buku Factfulness ini memaparkan data-data tersebut dengan kajian teori yang sesuai dengan kaidahnya. Sehingga tidak hanya berupa data-data saja melainkan juga terdapat teori baru yang dapat diterima.

Factfulness menyimpan ilmu pengetahuan, fakta, teori dan sosial di dalam dengan penggunaan bahasa yang terbilang cukup tinggi sehingga biku ini tidak dapat dibilang sederhana, diperlukan pemahaman yang rumit untuk memahami setiap bab-nya.

Terdapat beberapa gambar yang menjadi ikonik dari setiap topik yang disampaikan di dalam buku ini. Seperti yang disebutkan di atas, bahwa buku ini menyajikan banyak data-data berupa grafik serta disampaikan juga kandungan dalam grafik tersebut sehingga pembaca dapat dengan mudah menangkap apa yang ada di dalam masing-masing grafik. Selain itu, dalam buku ini juga menampilkan gambar-gambar yang menunjukkan tingkat perubahan pada masa tertentu sehingga pembaca dengan mudah melihat perbedaan pada tingkatan tertentu.

Buku ini memiliki segmentasi di kalangan umum sehingga dapat dibaca oleh semua kalangan tetapi buku ini lebih cocok dibaca di waktu luang sehingga dapat dengan konsentrasi menangkap isi dari buku Factfulness.

Fakta dan teori-teori yang dibahas dalam buku ini cocok untuk dibaca oleh orang-orang yang ingin mengetahui secala lebih tentang fakta dunia dan seisinya dan juga dibutuhkan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan seusai membacanya.


Komentar

Postingan Populer